Terkait Pemukulan Anggota DPRD, Polda Sumut Tak Tanggapi Permintaan Maaf Gerindra - News Today

Breaking

Sabtu, 28 September 2019

Terkait Pemukulan Anggota DPRD, Polda Sumut Tak Tanggapi Permintaan Maaf Gerindra

Anggota DPRD Sumut dari Gerindra dipukul polisi saat terjadi kericuhan aksi demo di Jalan Imam Bonjol, Medan. Atas pemukukan itu, Ketua DPD Gerindra Sumut Gus Irawan Pasaribu meminta polisi minta maaf. Namun, pihak kepolisian menyatakan tidak perlu menanggapi permintaan itu.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menegaskan pernyataan yang dilontarkan oleh Gus Irawan tidak perlu ditanggapi serius. “Kami tidak menanggapi pernyataannya itu,” kata Tatan, Sabtu (28/9/2019).

Terkait kasus pemukulan oknum Anggota DPRD Sumut, Tatan menyebutkan bahwa Propam Polda Sumut telah melakukan penyelidikan dan memproses oknum polisi yang diduga melakukan pemukulan.

Lihat Juga : Tangisan Ananda Badudu Saat Bawakan Lagu Sampai Jadi Debu

“Sekali lagi saya tegaskan, kami (Polda Sumut) tidak perlu menanggapi pernyataan Gus Irawan. Intinya untuk oknum polisi yang melakukan pemukulan itu akan kita proses sesuai aturan. Propam sudah melakukan pemeriksaan,” papar Tatan.

Ketua DPD Gerindra Sumut Gus Irawan Pasaribu menuntut Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto meminta maaf secara terbuka atas terjadinya pemukulan anggota DPRD Sumut, Pintor Sirait dari Fraksi Gerindra oleh polisi saat ricuh aksi mahasiswa di Jalan Imam Bonjol, Selasa (24/9/2019).

Gus Irawan Gus Irawan yang merupakan anggota DPR RI ini mengultimatum, apabila Agus tidak segera meminta maaf, pihaknya akan meminta Kapolri Jendral Tito Karnavian mencopotnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar